KALO TIDAK BOBO DIGIGIT NYAMUK ...
BOBOLAH .. BOBO ADIKKU SAYANG..
KALO TIDAK BOBO DIGIGIT NYAMUK ...
Masih melekat dalam ingatan kita terutama yang bertempat tinggal di Indonesia. Lagu ini sangat populer di kalangan anak-anak karena lagu ini sering dikumandangkan oleh para orang tua disaat mereka mau menidurkan anak-anaknya.
Bagaimanakah rangsang lagu tersebut dapat dengan mudah menyejukkan hati sehingga seorang anak mudah sekali tidur?
Tentu saja jawaban setiap orang terhadap masalah ini beraneka macam coraknya, akan tetapi sebenarnya tergantung pada bagaimana cara dan tingkat kesetabilan emosional orang tuanya.
Di era globalisasi ini ada kecenderungan pada generasi muda terutama di daerah yang dikategorikan daerah berkembang yaitu menurunnya tingkat kreatifitas anak, serta cenderung gemar bersifat konsumtif daripada kreatif dan produktif. "Ngapain semua sudah ada" begitulah ungkapan mereka (anak-anak) dan cenderung untuk tidak melakukan aktifitas (tidur).
Kadang sifat tersebut menyebabkan orang tua bersifat berang dan tidak kontrol terhadap emosi yang terlontar pada generasi muda atau anak-anaknya.
Ingatlah saat anak-anak kita masih ada pada pelukan kita, dan ia membutuhkan cara, tingkat kesetabilan emosi, dan kesabaran kita.
Bukan kegagalan hidup generasi muda, akan tetapi kreatifitas yang tertunda.
Semoga tulisan ini bermanfaat.
Salam,
Julianto
Bagaimanakah rangsang lagu tersebut dapat dengan mudah menyejukkan hati sehingga seorang anak mudah sekali tidur?
Tentu saja jawaban setiap orang terhadap masalah ini beraneka macam coraknya, akan tetapi sebenarnya tergantung pada bagaimana cara dan tingkat kesetabilan emosional orang tuanya.
Di era globalisasi ini ada kecenderungan pada generasi muda terutama di daerah yang dikategorikan daerah berkembang yaitu menurunnya tingkat kreatifitas anak, serta cenderung gemar bersifat konsumtif daripada kreatif dan produktif. "Ngapain semua sudah ada" begitulah ungkapan mereka (anak-anak) dan cenderung untuk tidak melakukan aktifitas (tidur).
Kadang sifat tersebut menyebabkan orang tua bersifat berang dan tidak kontrol terhadap emosi yang terlontar pada generasi muda atau anak-anaknya.
Ingatlah saat anak-anak kita masih ada pada pelukan kita, dan ia membutuhkan cara, tingkat kesetabilan emosi, dan kesabaran kita.
Bukan kegagalan hidup generasi muda, akan tetapi kreatifitas yang tertunda.
Semoga tulisan ini bermanfaat.
Salam,
Julianto